Date: 02-07-2025 Digital Publication Services : JABM | JAM | ABMR | ABMCS | BLOG

Undergraduate Thesis

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN (STUDI DI CV. CAHAYA TANI-KEDIRI)

Thesis Detail
Author FEPTINA LESTARI
Student's ID (NPK) K.2001.1.26431 (MANAJEMEN)
Subject MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Keyword PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP PRESTASI KERJA
Page(s) 99
Submit Date 06-03-2007
Lecture(s) -
-
-
Download PDF

Akses/Download file PDF hanya bisa dilakukan di R. Referensi, Gedung Perpustakaan lantai 2

Abstract

ABSTRAKSI Pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang mampu memberikan motivasi. Dalam menjalankan aktivitas perusahaan di bidang produksi, marketing dan pemasaran sangat diperlukan kecakan seorang pemimpin dalam mengkoordinasi bawahannya, dimana gaya kepemimpinan yang digunakan akan mengkoordinasi prestasi kerja karyawan selain itu di dalam usaha untuk merealisasikan tujuan tidak selalu dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya suatu hambatan sehingga di dalam upaya mencapai tujuan tersebut perlu didapatkan jalan pemecahannya agar hambatan atau masalah yang dihadapi dapat diselesaikan. Suatu organisasi yang efektif, memerlukan seorang pemimpin yang mampu mengkoordinasikan manusia-manusia yang dipimpinnya ke arah dan sasaran yang ingin dicapai betapa sulitnya mengarahkan manusia apalagi dalam jumlah besar yang tergabung dalam suatu organisasi/lembaga. Untuk itu seorang pemimpin harus memiliki kemampuan memimpin yang baik. Kemampuan memimpin yaitu kemampuan untuk memotivasi, mengarahkan dan berkomunikasi dengan bawahannya. Hal tersebut akan menentukan efektivitas kepemimpinannya. Pemimpin hendaknya mampu memilih pola atau perilaku kepemimpinan yang dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi dari organisasi tersebut. Hal ini dirasakan perlu karena dapat memacu motivasi kerja para karyawan ke arah peningkatan prestasi kerjanya. Berdasarkan latar belakang tersebut dapat dirumuskan suatu masalah sejauh mana pengaruh dan hubungan gaya kepemimpinan terhadap prestasi kerja karyawan dan variabel gaya kepemimpinan mana yang paling berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dan hubungan gaya kepemimpinan terhadap prestasi kerja karyawan dan untuk mengetahui variabel gaya kepemimpinan mana yang paling berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan. Peubah-peubah gaya kepemimpinan yang diduga mempengaruhi prestasi kerja karyawan adalah gaya kepemimpinan instruksi (X1), gaya kepemimpinan konsultasi (X2), dan gaya kepemimpinan delegasi (X3) terhadap prestasi kerja karyawan (Y). Sedangkan peubah terikatnya adalah prestasi kerja karyawan (Y). Mengingat peubahpeubahnya bersifat kualitatif, maka untuk mengukur peubah digunakan Skala Liekert. Sedangakan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview dan kuisioner. Tujuan utama dari penyebaran angket ini adalah untuk memperoleh informasi validitas dan reliabilitas serta untuk memperoleh informasi yang relevan tentang tujuan survei . Adapun metode analisis yang digunakan dalam perhitungan adalah koefisien korelasi berganda, koefisien korelasi parsial dan koefisien regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui , bahwa pada uji korelasi berganda (R), dengan diterimanya Ha dan ditolaknya Ho berarti hipotesis empiris yang menduga bahwa ada hubungan secara bersama-sama antara peubah bebas terhadap peubah terikat diterima. Hal ini dapat dilihat dari koefisien korelasi berganda (R) sebesar 0.938 yang berarti bahwa pengaruh dan hubungan antara peubah bebas (gaya kepemimpinan instruksi (X1), gaya kepemimpinan konsultasi (X2), gaya kepemimpinan delegasi (X3) secara bersama-sama mempunyai pengaruh dan hubungan yang bermakna pada tingkat kepercayaan a = 5% terhadap peubah terikat (hasil kerja) sebesar 93.8 %,. Sedangkan berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2) dapat diketahui kontribusi seluruh peubah bebas terhadap variasi perubahan peubah terikat sebesar 0.880 atau 88.0 %. Sedangkan sisanya sebesar 22.0 % (dari 1-R2 = 1 – 0.880) dipengaruhi peubah bebas lain yang tidak diteliti. Hasil pengujian regresi berganda dan korelasi parsial. peubah kepemimpinan konsultasi (X2) mempunyai hubungan dan pengaruh yang paling dominan terhadap hasil kerja. Hal ini dapat diketahui berdasarkan perhitungan koefisien regresi. X2 memiliki koefisien regresi sebesar 0.392 yang lebih besar dari X1 sebesar 0.303 dan X3 sebesar 0.318. Disamping itu, berdasarkan perhitungan nilai koefisien pars

 

10.1.174.234